Pakaian Adat Sunda

11
116
pakaian adat sunda

Sunda merupakan salah satu suku yang besar di Indonesia. Sunda memiliki banyak sekali kekayaan budayanya. Salah satu budaya yang terkenal adalah pakaian adat sunda yang memiliki khas dan memiliki suatu daya tarik tersendiri.

Keunikan yang dimiliki oleh pakaian adat sunda ini yaitu adanya perbedaan pakaian berdasarkan status sosial. Pakaian yang digunakan oleh rakyat biasa akan berbeda dengan pakaian yang digunakan oleh kaum bangsawan dan kaum menengah. Selain itu pakaian yang digunakan untuk kegiatan sehari – hari juga berbeda dengan pakaian yang digunakan untuk acara adat dan pernikahan

Berikut adalah Pakaian Adat Khas Sunda yang bisa diketahui :

Pakaian Adat Rakyat Biasa (Baju Pangsi)

Pakaian Pangsi adalah pakaian adat yang diperuntukkan bagi rakyat biasa yang umunya dipakai kaum laki-laki, berwarna hitam. Seperti namanya, Pangsi yang berarti sederhana, kumal, dan usang yang menggambarkan kasta rakyat yang biasa.

Bagi kaum pria biasanya memakai celana dengan ukuran yang agak besar (longgar) atau biasa disebut “celana komprang” atau pangsi. Untuk atasan biasanya mengenakan baju salontreng. Namun seringnya paduan pakaian atas bawah ini disebut sebagai baju pangsi saja.

Pakaian Adat Rakyat Biasa (Kebaya Sunda)

Jika tadi kita membahas baju rakyat biasa untuk kaum laki-laki, maka untuk perempuan tetap menggunakan kebaya sebagai pakaiannya, biasanya menggunakan bawahan berupa kebat atau sarung bebat atau biasa disebut dengan sinjang bundel. Kemudian juga memakai beubeur (ikat pinggang), kamisol, dan kebaya dilengkapi dengan selendang bermotif batik. Dan untuk alas kaki mengenakan sandal jepit keteplek.

Pakaian Adat Kaum Menengah (Baju Bedahan dan Kebaya Modern)

Pakaian untuk kaum menengah adalah untuk kaum yang kaya namun bukan keturunan bangsawan yang mana jika lelaki menggunakan baju bedahan putih, kain kebat batik, alas kaki berupa terompah, menggunakan ikat kepala dan udeng. Perempuan menggunakan kebaya, kebat batik, perhiasan, dan sendal selop.

Pakaian Adat Kaum Bangsawan (Jas Beludru Sulam Benang Emas)

Pakaian Adat Sunda Kaum Bangsawan – sumber gambar: budayajawa.id

Pakaian adat sunda bagi kaum keturunan bangsawan menggunakan jas beludru berwarna hitam dengan kain yang memiliki sulaman benang emas, memakai celana hitam dengan bebat kain pendek. Begitu juga dengan kaum perempuannya juga menggunakan baju hitam berbahan beludru dengan sulam emas.

Tak ketinggalan juga sebagai tambahan aksesoris yang digunakan adalah berupa sanggul rambut (konde), cincin, tusuk konde, peniti rantai, dan bros, selanjutnya yang tak kalah penting yaitu memakai perhiasan yang biasanya bertahtakan berlian ataupun emas.

Pakaian Adat Sunda Resmi (Beskap)

Pakaian Beskap – sumber gambar: artisanalbistro.com

Jika dahulu mengenal kasta, kini kasta tersebut sudah tidak ada. Sehingga, untuk acara yang resmi akan menggunakan beskap bagi para lelaki. Beskap merupakan baju yang memiliki kain yang tebal biasanya berwarna hitam dengan menggunakan kerah yang tebal pula yang agak berat.

Tujuannya yaitu untuk antisipasi pemakaian aksesoris keris yang mungkin cukup berat. Pola kancingnya pun biasanya terbilang cukup unik yaitu bentuknya yang menyamping.

Pakaian Adat Sunda (Mojang Jajaka)

Selanjutnya, ada pakaian Adat Sunda yang khusus digunakan untuk anak-anak muda Sunda. Biasanya para mojang (perempuan) dan jajaka (laki-laki) ini sama-sama menggunakan atasan yang polos dan biasanya memiliki warna selain hitam. Laki-laki menggunakan celana dengan kebat batik pendek dan perempuan menggunakan kebat batik panjang.

Pakaian Adat Pengantin

Pakaian Pengantin Sunda – sumber gambar: tirto.id

Pakaian Adat pengantin di Sunda tidak jauh berbeda dengan adat di Jawa yaitu menggunakan kebaya yang fleksibel warnanya untuk perempuan hanya perbedaan menggunakan aksesoris kepala berupa mahkota dan laki-laki menggunakan jas buka Prangwedana.

Pakaian Adat Anak-anak

Jika pakaian adat sunda untuk anak-anak juga sangat fleksibel, biasanya untuk anak perempuan menggunakan baju kebaya sunda dan menggunakan kain kebat untuk bawahannya. Sedangkan untuk anak lelaki menggunakan beskap dengan kain kebat untuk bawahannya dan menggunakan penutup kepala bendo.

Itulah beberapa penjelasan pakain adat sunda yang unik dan memiliki karakteristik tersendiri. Indonesia mempunyai begitu banyak adat dan budaya yang patut kita lestarikan.

11 KOMENTAR

    • Ku bukan orang sunda, tapi smpat tinggal di Bandung selama 5 tahun. Memang banyak sih jenisnya. Yg pernah ku coba kayaknya yg beskap, buat jadi pager bagus kalo lagi hajatan xd

  1. Lihat foto-foto disini, jadi nget waktu dulu pengantinan nih. Dgn memakai pakaian adat begitu memang serasa menjadi raja dan ratu, walau hanya sehari…

    Besok-besok boleh dibahas Mas tentang iket sunda. Ada beberapa cara iket sunda di tata nya. Saya hanya faham 1 gaya mengikat saja seperti dalam foto profil saya.

    Salam,

Tinggalkan Balasan