4 Jenis Rumah Adat Sunda Yang Unik Dan Eksotis

1
179
imah saung ranggon - salah satu jenis rumah adat sunda
Imah Saung Ranggon

Indonesia memiliki berbagai macam kebudayaan yang beragam dari sabang sampai Merauke. Semua kebudayaan memiliki karakter yang berbeda – beda. Kebudayaan Sunda memiliki nilai eksotis yang menarik dibandingkan dengan yang lain, salah satunya terletak pada rumah adatnya.

Bangunan ini menjunjung tinggi nilai historis dan sejarah masyarakat Sunda. Berikut beberapa jenis rumah adat Sunda yang unik dan eksotis.

Imah Saung Ranggon

Saung Ranggon adalah jenis rumah adat Sunda yang dibangun pada abad ke-16 yang difungsikan sebagai tempat menunggu padi dan palawija. Rumah ini dibangun dengan ketinggian sekitar 3 sampai 4 meter dari atas permukaan tanah. Hal ini difungsikan untuk melindungi rumah dari serangan hewan buas.

Saung Ranggon memiliki luas 500 meter persegi yang terdiri dari ruang terbuka tanpa sekat. Dindingnya terbuat dari bambu dan tiangnya terbuat dari kayu. Pada bagian bawah rumah ini terdapat sumur yang dikelilingi oleh pagar besi yang biasanya digunakan sebagai tempat penyimpanan benda pusaka

Imah Badak Heuay

Rumah adat Sunda yang berikutnya adalah rumah adat Imah Badak Heuay yang berarti rumah badak menguap. Nama ini diberikan karena memang bentuk rumah mirip dengan bentuk badak yang sedang menguap.

Hal ini dikarenakan desain atap yang dibuat dengan bentuk menganga. Rumah ini memiliki arti filosofis yaitu merepresentasikan rakyat Sunda yang terbuka dan ramah kepada semua orang. Kerangka dan dinding rumah adat ini terbuat dari bambu dan kayu yang mana kedua bahan ini dianalogikan sebagai sikap mengayomi dan bersahaja.

Imah Julang Ngapak

Rumah adat yang satu ini sangat jarang ditemui karena sudah banyak yang tidak lagi menggunakan desain ini. Desain rumah adat yang satu ini mirip dengan bentuk burung yang sedang mengepakkan sayapnya.

Bentuk atap rumahnya membentuk huruf V seperti sayap burung yang sedang terbang. Nilai simbolik dari rumah ini adalah bahwa manusia hidup di tengah – tengah antara langit dan bumi sehingga manusia harus bertindak secara netral dalam menyikapi segala permasalahan.

Imah Jolopong

Imah Jolopong adalah rumah adat Sunda yang memiliki desain paling sederhana karena tidak memiliki banyak pernak pernik dan lekukan yang rumit layaknya rumah adat yang lain. Imah Jolopong banyak ditemukan di daerah pedesaan. Bentuk atap rumah ini berbentuk seperti pelana yang memanjang yang terdiri dari dua bidang yang dipisahkan dengan batang suhunan di bagian tengah.

Rumah adat ini memiliki beberapa ruangan seperti emper (teras), tengah imah (ruang tengah), pangkeng (kamar tidur), pawon (dapur), padaringan (tempat menyimpan beras) dan tepas (ruang tamu).

RuangGuru

1 KOMENTAR

Tinggalkan Balasan