Bakpia, Jajanan Tradisional Khas Jogja

0
363
bakpia

Bakpia adalah salah satu jajanan tradisional yang menjadi ciri khas kota Yogyakarta. Makanan yang terbuat dari tepung terigu, gula, kacang hijau, dan mentega ini memiliki sejarah yang panjang dan memiliki keunikan tersendiri. Dalam artikel ini, kita akan membahas sejarah, keunikan, jenis, dan hubungan bakpia dengan kota Yogyakarta.

Sejarah Bakpia

Bakpia pertama kali dibuat di Tiongkok pada zaman Dinasti Tang pada abad ke-7. Di sana, makanan ini dikenal dengan nama “hopia” yang artinya kue yang berisi kacang. Seiring waktu, hopia menyebar ke berbagai negara di Asia, termasuk Indonesia.

Di Indonesia, hopia pertama kali dibuat oleh orang Tionghoa dan diperkenalkan di Jawa pada abad ke-17. Saat itu, hopia masih dikenal dengan nama aslinya, tetapi lama kelamaan, orang Indonesia mulai menyebutnya dengan nama “bakpia”. Istilah “bakpia” berasal dari bahasa Hokkian yang artinya kue berisi kacang hijau.

Keunikan Bakpia

Keunikan bakpia terletak pada isian kacang hijau yang manis dan lembut di dalamnya. Kacang hijau ini diolah dengan cara direbus hingga empuk, lalu dicampur dengan gula dan mentega. Kemudian, campuran kacang hijau tersebut dibungkus dengan adonan tepung terigu yang tipis dan kenyal.

Bakpia juga memiliki rasa yang khas, manis dan sedikit gurih dari mentega. Kue ini sangat cocok disajikan sebagai camilan atau oleh-oleh. Bakpia juga dapat bertahan lama, sehingga bisa dibawa dalam perjalanan jauh atau disimpan di rumah dalam jangka waktu yang cukup lama.

Bakpia dan Yogyakarta

Bakpia memiliki hubungan yang erat dengan kota Yogyakarta karena kue ini sudah menjadi ciri khas kuliner Yogyakarta selama puluhan tahun. Bakpia sudah menjadi salah satu oleh-oleh yang wajib dibawa ketika berkunjung ke Yogyakarta.

Di kota Yogyakarta, terdapat berbagai jenis bakpia yang populer dan banyak dijual di toko oleh-oleh atau pedagang kaki lima. Bakpia pathok, salah satu jenis bakpia yang terkenal, berasal dari daerah Pathuk, Yogyakarta. Toko-toko oleh-oleh yang menjual bakpia pathok tersebar di berbagai daerah di Yogyakarta dan menjadi tempat wisata kuliner yang populer di kota tersebut.

Selain itu, bakpia juga sering dijadikan oleh-oleh atau buah tangan untuk keluarga dan teman ketika pulang dari Yogyakarta. Bahkan, bakpia juga sering dibeli oleh turis yang berkunjung ke Yogyakarta sebagai oleh-oleh atau kenang-kenangan dari kota ini.

Oleh karena itu, bakpia merupakan salah satu ikon kuliner Yogyakarta dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari budaya dan pariwisata kota tersebut.

Jenis-jenis Bakpia

Di kota Yogyakarta, terdapat berbagai jenis bakpia yang dapat ditemukan di toko oleh-oleh atau pedagang kaki lima. Beberapa jenis bakpia yang populer di antaranya adalah bakpia pathok, bakpia kencana, dan bakpia 25.

Bakpia pathok merupakan jenis bakpia yang paling terkenal di Yogyakarta. Bakpia ini memiliki isian kacang hijau yang lebih banyak daripada jenis bakpia lainnya. Bakpia pathok juga memiliki kulit yang lebih tipis dan renyah, sehingga sangat disukai oleh banyak orang.

Sementara itu, bakpia kencana memiliki isian yang lebih padat dan manis. Bakpia ini juga memiliki kulit yang lembut dan kenyal, sehingga sangat nikmat dimakan.

Bakpia 25 adalah jenis bakpia yang terbuat dari tepung ketan, sehingga memiliki tekstur yang lebih kenyal daripada jenis bakpia lainnya. Bakpia 25 juga memiliki rasa yang lebih manis dan sedikit kental karena menggunakan gula jawa sebagai pemanis.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here