Apa Itu Neuropati Perifer, Penyebab dan Gejalanya

0
239

Neuropati perifer adalah kerusakan atau gangguan pada saraf-saraf di luar otak dan sumsum tulang belakang. Hal ini dapat mempengaruhi berbagai sistem saraf dan mempengaruhi kemampuan tubuh untuk merespons kejadian sehari-hari. Neuropati perifer seringkali menyebabkan gejala seperti nyeri, kesemutan, kebas, atau kelemahan pada kaki, tangan, dan area tubuh lainnya tergantung pada saraf yang terkena. Penyebab neuropati perifer dapat bervariasi, seperti diabetes, cedera fisik, toksin, atau gangguan autoimun.

Jenis Neuropati Perifer

  1. Neuropati perifer sensorimotorik: Merupakan neuropati yang mempengaruhi sistem saraf perifer sensoris dan motorik. Beberapa gejalanya meliputi nyeri, kelemahan otot, mati rasa, dan kesulitan mengkoordinasikan gerakan.
  2. Neuropati perifer otot: Jenis neuropati ini mempengaruhi otot dan dapat menyebabkan kelemahan otot atau atrofi. Beberapa penyebabnya termasuk penyakit yang diturunkan, keracunan, atau efek samping obat-obatan.
  3. Neuropati perifer otonom: Merupakan jenis neuropati yang mempengaruhi saraf otonom, yang mengontrol fungsi vital tubuh seperti detak jantung, tekanan darah, dan pencernaan. Gejala meliputi perasaan pusing, keringat berlebihan, diare, sembelit, atau kesulitan berkeringat.
  4. Neuropati perifer karena diabetes: Ini adalah jenis neuropati yang paling umum dan sering terjadi pada penderita diabetes. Gejalanya meliputi mati rasa atau kesemutan di kaki atau tangan, untuk mencegah luka infeksi.
  5. Neuropati perifer fokal: Merupakan neuropati yang mempengaruhi satu saraf atau kelompok saraf tertentu. Hal ini disebabkan oleh trauma fisik atau komplikasi penyakit lain seperti herpes.

Neuropati Perifer: Penyebab dan Gejala

Neuropati perifer adalah kondisi yang mempengaruhi saraf pada bagian luar tubuh, terutama pada kaki dan tangan. Beberapa penyebab neuropati perifer antara lain:

  1. Diabetes
  2. Keracunan akibat obat-obatan tertentu
  3. Infeksi virus atau bakteri, seperti HIV atau hepatitis C
  4. Kekurangan vitamin B12 atau zinc
  5. Penyakit autoimun, seperti lupus atau rheumatoid arthritis

Gejala neuropati perifer bisa bervariasi antara orang yang satu dengan orang yang lainnya, namun beberapa gejalanya antara lain:

  1. Kesemutan atau rasa mati rasa pada kaki atau tangan
  2. Sakit atau terbakar pada kaki atau tangan
  3. Lemahnya otot pada kaki atau tangan
  4. Kehilangan koordinasi atau mudah tersandung saat berjalan
  5. Perubahan suhu pada kaki atau tangan, seperti menjadi lebih hangat atau dingin dari biasanya

Jika Anda mengalami gejala-gejala neuropati perifer, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat dan mencegah kondisi ini semakin parah.

Cara Pengobatan

Neuropati perifer sendiri adalah kerusakan saraf pada daerah tertentu pada tubuh. Oleh karena itu, pengobatan neuropati perifer tergantung pada penyebabnya dan berbagai tindakan yang dapat dilakukan termasuk:

  1. Mengatur gula darah dengan benar: Bagi orang dengan Diabetes Mellitus, mereka harus mengontrol kadar gula darah mereka dengan benar, karena tingginya kadar gula darah bisa menyebabkan neuropati perifer.
  2. Menghindari penggunaan minuman beralkohol: Penggunaan minuman beralkohol yang berlebihan dapat merusak saraf pada tubuh.
  3. Pengobatan dengan obat-obatan: Beberapa jenis obat seperti anti-inflamasi nonsteroid (NSAID) dan opiat dapat mengurangi nyeri yang dirasakan oleh penderita.
  4. Terapi fisik: Terapi fisik dapat membantu meningkatkan kekuatan otot, fleksibilitas, dan keseimbangan tubuh, yang dapat membantu meringankan gejala neuropati perifer.
  5. Penggunaan suplemen B12: Suplemen vitamin B12 bisa membantu memperbaiki kerusakan saraf.

Namun, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk memastikan pengobatan yang tepat dan aman bagi kondisi Anda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here