Ragam Budaya Indonesia

7
52
ragam budaya indonesia

Indonesia merupakan negara kesatuan yang penuh dengan ragam suku, budaya, ras, daerah, agama dan lainnya. Meskipun dibangun dari perbedaan, Indonesia tetap mampu mempersatukan berbagai keragaman tersebut sehingga membentuk sebuah semboyan Negara ‘Bhineka Tunggal Ika’ yang artinya meskipun berbeda-beda tetap satu jua. Ragam budaya sendiri juga sering disebut dengan istilah cultural diversity dan hal ini sudah menjadi keniscayaan yang dimiliki oleh negara Indonesia. Di Indonesia, keragaman budaya telah menjadi hal mutlak yang tidak bisa ditolak lagi keberadaannya.

Masyarakat majemuk juga memahami konteks jika selain kebudayaan dan suku bangsa, Indonesia juga hadir dengan keberagaman adat dan budaya setiap daerah yang sifatnya menurut kewilayahan yang mempertemukan adat satu dengan yang lainnya. Singkatnya kebudayaan antara satu suku dalam suatu kawasan akan berbeda dengan kebudayaan suku di kawasan lainnya. Tidak hanya itu saja, penduduk Indonesia yang jumlahnya lebih dari 200 juta orang juga menempati berbagai pulau Indonesia dengan kondisi geografis yang berbeda. Ada penduduk yang menetap di dataran tinggi, dataran rendah, kawasan pegunungan, pesisir, daerah perkotaan hingga daerah pedesaan dengan suasana dan adat yang berbeda satu sama lain.

Tidak sekedar contoh kebudayaan daerah di Indonesia yang beragam, tingkat peradaban yang bertemu dengan keragaman budaya dan adat juga sangat mempengaruhi asimilasi kebudayaan di Indonesia, bahkan hal ini juga menjadi salah satu faktor mengapa kebudayaan di tanah air terus bertambah. Perkembangan agama-agama besar juga menawarkan kontribusi besar di tanah air tercinta, agama-agama tersebut menjadi sebuah cermin nyata atas perbedaan yang bersatu di negara Indonesia, bahkan dunia pun telah mengakuinya. Ada banyak contoh keragaman budaya Indonesia, mulai dari konteks peradaban tradisional hingga yang sifatnya modern memberikan keunggulan tersendiri untuk bangsa ini, tentu saja suatu kemegahan dan keunikan yang tidak akan pernah bisa ditemukan di negara lainnya.

Keberagaman Adat Istiadat Indonesia

Adat merupakan suatu hal yang dilakukan sesuai kebiasaan masyarakat setempat. Di Indonesia sendiri, adat dan tradisi antara satu suku dengan yang lain memiliki perbedaan yang signifikan. Contoh paling jelas bisa dilihat dari tradisi masyarakat Jawa dengan masyarakat NTT, Papua hingga Bali dengan perbedaan yang cukup kentara. Akan tetapi, perbedaan inilah yang membuat semuanya unik dan menggugah rasa penasaran dari sudut mata pihak lain. Keunikan dan perbedaan yang dimiliki oleh negara Indonesia ini harus dikenal oleh setiap masyarakatnya sehingga tidak mudah diklaim oleh negara lain.

Suatu adat istiadat daerah idealnya akan mencerminkan jiwa dan karakter suatu masyarakat. Adat istiadat sendiri menjadi sebuah sikap seseorang yang telah diikuti secara turun temurun dari jangka waktu yang cukup panjang. Anda bisa melihatnya dari Jawa, yang dikenal sebagai masyarakat yang berpegang teguh pada adat warisan nenek moyangnya. Ada beragam adat dan tradisi masyarakat Jawa yang unik dan menarik. Mulai dari upacara Sekaten, Tedak Siten dan masih banyak tradisi acara pernikahan, kehamilan hingga proses kematian yang masih terus dilakukan hingga saat ini oleh masyarakat Pulau Jawa.

Di sudut Sumatera, keunikan adat dan tradisi masyarakat cukup beragam meskipun tiap daerah masih berada dalam satu pulau yang sama. Wilayah geografis menjadi salah satu faktor utama mengapa Sumatera hidup dengan beberapa tradisi yang unik. mulai dari tradisi Mangongkal Holi Sumut, Ngobeng Sumatera Selatan, Nganggung Bangka Belitung dan masih banyak lainnya. Di sisi Kalimantan, ada keunikan lain berupa tradisi Maccera Tasi, Aruh Baharin, Mandi Tian Mandaring dan lainnya. Sedangkan Sulawesi hadir menawarkan keunikan tradisi Mappalili, Ammateang, adat saat hamil dan sebagainya. Yang tidak kalah unik Bali dan Papua hadir sebagai dua senter utama keindahan dan keunikan budaya Indonesia yang telah populer di mata dunia.

Keragaman Suku Bangsa dan Bahasa Indonesia

Berdasarkan ulasan ilmu antropologi, diketahui jika nenek moyang Indonesia berasal dari Yunan, China Selatan. Hingga 500 SM, setidaknya bangsa ini telah dihuni oleh penduduk migran submongoloid yang bercampur dengan penduduk pribumi dari Asia Selatan. Fakta ini yang membuat ragam budaya Indonesia dari suku bangsa sangat banyak. Hingga saat ini telah tercatat sekitar 11 daerah suku bangsa di Indonesia menurut Van Vollenoven, antara lain Aceh, Bangka Belitung, Nias dan Batu, Bali dan Lombok, Gorontalo, Melayu, Minangkabau, Mentawai, Minahasa, Kalimantan, Sangir, Talaud, Ambon, Jawa Barat, Sulawesi Selatan, Sumatera Selatan, Ternate, Irian, Timor, Kepulauan Barat Daya, Gayo, Alas, Batak, Jawa, Toraja dan lainnya.

Tidak hanya bersatu dengan ragam suku di Indonesia, Indonesia juga termasuk salah satu bangsa dengan keragaman bahasa yang tidak mudah ditemukan pada bangsa lain. Berdasarkan perkembangannya, bahasa Indonesia masih termasuk dalam rumpun bahasa Austronesia (Australia-Asia). Seorang ilmuwan membagi rumpun bahasa ini dalam beberapa subrumpun, seperti bahasa Indonesia Barat meliputi bahasa Aceh, Batak, Gayo, Minangkabau, Melayu, Lampung, dan lainnya. Ada pula bahasa Indonesia bagian timur yang meliputi wilayah Pasifik barat hingga Laut Arafura, bagian timur dan utara laut Australia.

Keberagaman Seni dan Budaya

Ragam suku bangsa  tentu saja menghasilkan seni dan budaya yang beragam pula. Mulai dari seni sastra, seni tari, seni musik, seni drama, seni rupa dan masih banyak lainnya lahir dari perbedaan indah yang dimilliki setiap suku bangsa. Ada banyak manfaat yang bisa diperoleh dari keberagaman seni dan budaya ini. Misalnya, dalam bidang bahasa kebudayaan suatu daerah akan menciptakan bahasa daerah masing-masing guna memperkaya perbedaharaan istilah bahasa. Maka dalam bidang pariwisata, potensi keberagaman seni dan budaya ini bisa dijadikan objek utama untuk meningkatkan pariwisata di tanah air. Anda tentu setuju bagaimana keunikan tarian daerah yang semakin dilirik dunia sehingga mendatangkan devisa untuk negara.

Sejalan dengan itu, perbedaan budaya dan seni juga turut menciptakan design arsitektur dan struktur bangunan yang berbeda antara satu daerah dengan daerah lainnya. Fakta inilah yang membuat negara Indonesia memiliki berbagai rumah tradisional yang unik dan berbeda menurut bentuknya masing-masing. Setiap rumah adat memiliki cerita sejarah yang berbeda dan biasanya akan dibuat berdasarkan kondisi geografis suatu wilayah. Semua perbedaan tersebut pada akhirnya menghadirkan suatu keunikan yang membuat negara Indonesia tampil beda dari negara-negara lainnya yang ada di dunia.

Tidak hanya tarian,drama, musik dan rumah adat Indonesia yang beragam. Bangsa ini juga sangat populer dengan pakaian tradisional yang menawan. Ada 34 provinsi di Indonesia, dan setiap provinsi memiliki rumah adat, tarian, senjata, bahasa, suku, lagu hingga pakaian adatnya masing-masing dengan julukan tersendiri di Indonesia. Semua perbedaan ini nyatanya bukan sesuatu hal yang mengkhawatirkan, dan Indonesia telah berhasil membuktikannya. Bangsa ini bisa bersatu dalam keindahan yang seirama dengan sikap saling menghormati dan menghargai setiap perbedaan yang ada. Bahkan rasa saling mencintai juga turut muncul untuk satu tujuan yang sama, yaitu untuk melindungi dan melestarikan ragam budaya Indonesia.

7 KOMENTAR

  1. […] Ragam budaya Indonesia lainnya yaitu dari suku Kamoro. Suku Kamoro ini berasal dari Papua dan mungkin masih banyak orang yang belum mengetahuinya. Dimana suku Kamoro ini bisa dikatakan suku yang berada di pedalaman dan masih kurang modern. Mengapa demikian? sebab masih banyak penduduknya belum terkena sentuhan modernisasi. Akan tetapi suku Kamoro ini tetap saja menyita banyak perhatian dunia, karena memang suku yang satu ini memiliki sebuah keunikan tersendiri. Selain itu, tarian dan ukiran yang begitu khas tentu menjadi salah satu keunikan yang dimiliki oleh suku Kamoro ini. […]

  2. […] Ragam budaya Indonesia tentu menghadirkan banyak keunikan yang bisa Anda dapatkan yaitu salah satunya mengenai baju adat dari Indonesia. Dimana baju adat ini berasal dari Kalimantan Barat yaitu pakaian tradisional adat perang yang memang terinspirasi langsung dari pakaian adat suku Dayak. Ada hal yang unik mengenai pakaian adat dari Kalimantan Barat ini. Dimana pakaian adat tersebut berbahan kulit kayu dan diproses menjadi sebuah kain. Untuk bahan utamanya yaitu kulit katu ampuro atau kapuo. Teknik menenun ini tentu dikenal oleh masyarakat dari Suku Dayak dan terciptalah sebuah pakaian tradisional yang sangat unik dan menarik sekali untuk digunakan. […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here