Pesona Alam Danau Kelimutu Nusa Tenggara Timur

0
18
danau kelimutu

Indonesia adalah negara yang berada di garis khatulistiwa dan merupakan negara kepulauan. Di seluruh wilayahnya mempunyai ragam keunikan serta keindahannya. Nusa Tenggara Timur adalah salah satu wilayah yang dikaruniai beragam keelokan tersembunyi. Danau Kelimutu ialah salah satu keelokan tersembunyi tersebut.

Danau adalah suatu cekungan berisi air dan berada di tengah daratan. Berlokasi di Pulau Flores, sebuah gunung berapi menjulang berketinggian 5.377 kaki. Tepat berada di Desa Pemo, Kecamatan Ende. Konon kisahnya, terdapat sebuah misteri dibalik tempat ini.

Danau Tiga Warna

Terdapat tiga bagian warna yang ada di Tiwu atau Danau Kelimutu ini. Warnanya berkesesuaian dengan air yang ada di dalamnya. Kecantikan ini sungguh beda dan menjadi daya tarik serta keunikan bagi tempat ini. Danau ini tercipta akibat letusan dari gunung api Kelimutu.

Di sekelilingnya ada hutan Ericaceous amat luas dengan ketinggian sekitar lebih dari 1500 meter. Hamparan hijau hutan menambah kecantikan di sekitar Danau Kelimutu yang eksotis ini. Keindahan akan alamnya sungguh menakjubkan ketika dilihat secara seksama.

Pada tahun 1915 lalu, gunung dengan tiga danau berbeda warna di puncaknya ini ditemukan oleh seorang Belanda. Ia bernama Lio Van Such Telen, yang mendaki gunung satu ini dan kemudian mendatangkan banyak wisatawan asing. Bagaimana tidak, danau yang khas dan beda dari yang lain ini mencuri perhatian banyak wisatawan.

Danau menakjubkan ini dahulunya dikenal sebagai lokasi yang angker, jadi tak ada orang yang mengunjunginya. Maka dari itu penemu pertamanya ialah seorang Belanda, yang jelas orang manca negara tak kenal kata angker layaknya orang Indonesia. Mereka hanya tahu cara menghargai dan menikmati indahnya alam.

Begitu pula keelokan yang unik dan khas dari atas gunung Kelimutu ini. Kini lokasi ini sudah jadi salah satu konservasi nasional alam Kelimutu sejak tahun 1992 lalu.

Fakta Danau Kelimutu

Luas dari Danau Kelimutu ini berkisar 1.051.000 meter persegi, bervolume air sekitar 1.296 juta meter kubik. Tebing yang mengelilinginya punya tinggi berkisar 50 hingga 150 meter. Yang mana sangat terjal berposisi 70 derajat. ANehnya lagi, kawah yang berada di dalam danau tersebut sering kali berubah-ubah.

Berdasarkan penelitian dari beberapa ilmuan, menyatakan bahwa perubahan ini diakibatkan oleh mikroba, gas, dan suhu hasil letusan gunung. Ada pula ilmuan lainnya yang menyatakan perubahannya berasal dari erupsi yang menghasilkan gas-gas atas aktivitas gunung tersebut.

Beberapa ilmuan lain juga menyatakan terjadinya perubahan dari pembiasan cahaya pada dinding tebing. Atau karena adanya mikroorganism yang bertempat tinggal dalam danau. Lokasi gunung ini kini sudah masuk dalam daftar Taman Nasional Kelimutu yang ditinggali beragam jenis burung-burung indah.

Danau Kelimutu yang jadi bagian dari gunung Kelimutu, memanglah cukup sempit dan kecil. Tapi jangan salah, julukan kecil-kecil cabe rawit sangatlah tepat untuk mendefinisikan tempat wisata unik yang satu ini.

Sejarah Danau Kelimutu

Berdasarkan sejarah yang ada, nama Kelimutu dari gunung ini memiliki artiannya sendiri. Yang mana diambil dari bahasa asli milik penduduk setempat. Yaitu keli berarti gunung dan nutu berarti mendidih. Kalau dijadikan satu arti makan Kelimutu berarti sebuah gunung yang mendidih. Atau menjelaskan bahwa gunung ini merupakan gunung api yang masih aktif dan patut untuk dibuatkan antisipasi.

Lalu tunggu apalagi? Bagi Anda yang hobi berpetualang dan mendaki, sangat direkomendasikan menginjakkan kaki-kaki kuat Anda di gunung ini. Selain pemandangannya yang indah, unik, serta beragam ungas cantiknya, ANda juga sudah diberikan jaminan keamanan dengan diresmikannya gunung ini sebagai bagian dari Taman Nasional.

Tinggalkan Balasan