Menilik Tentang Rumah Adat Lampung

0
28
rumah adat lampung nuwo sesat
Rumah Adat Lampung - sumber gambar: lampung-helau.com

Sebenarnya Lampung memiliki beberapa macam rumah adat. Namun dengan banyaknya budaya lain yang masuk, maka rumah adat lampung yang masih bisa bertahan hingga saat ini hanyalah rumah adat bernama Nuwo Sesat yang dalam bahasa adatnya Nuwo Sesat berarti rumah adat.

Daerah Lampung sering kali menjadi gerbang untuk banyak orang melakukan transmigrasi karena letaknya yang berada di garda depan pulau Sumatera. Oleh karenanya tak heran ada banyak masyarakat dari luar daerah yang menetap di Lampung yang menjadikan banyaknya pertukaran budaya di daerah Lampung.

Pada dasarnya Nuwo Sesat bukanlah rumah tinggal namun hanya digunakan sebagai tempat perkumpulan bagi masyarakatnya. Ada beberapa keunikan yang dimiliki oleh rumah adat lampung yang satu ini, seperti yang dijabarkan di bawah ini :

Berkonsep Rumah Panggung

Hampir semua rumah adat yang ada di wilayah Sumatera memang menganut konsep rumah panggung. Hal ini dikarenakan oleh wilayah Sumatra yang hingga saat ini pun masih rapat dengan hutan. Sehingga dengan demikian dulunya rumah panggung dibuat untuk menghindarkan diri dari serangan binatang buas sumatera yang berkeliaran.

Selain itu juga untuk mengantisipasi gempa yang sering terjadi di wilayah tersebut. Untuk bahan material yang digunakan pun sama dengan rumah panggung lainnya yaitu menggunakan kayu sebagai bahan utamanya, karena material ini pun sejak dulu mudah didapatkan di hutan.

Memiliki 3 Ruang Utama

Karena pada awalnya memang dibangun bukan sebagai rumah tempat tinggal namun sebagai tempat untuk berkumpul masyarakatnya, maka dari itu rumah adat lampung Nuwo Sesat ini sama sekali tidak memiliki kamar tidur di dalamnya.

Di dalam rumah adat lampung ini terdapat 3 ruang utama yaitu Ijan Geladak yang merupakan bagian tangga yang menuju ke rumah bagian depan yang dinaungi juga dengan atap.

Kemudian ada anjungan serasi yang merupakan ruang paling utama dan berada di tengah rumah yang gunanya sebagai tempat perkumpulan. Maka dari itu di dalamnya terdapat kursi-kursi yang disusun untuk masyarakat yang datang.

Terakhir ada ruang tetabuhan yang fungsinya adalah untuk menyimpan segala macam alat-alat tradisional yang dipakai untuk kebutuhan masyarakat.

Dibangun Sealiran Dengan Sungai

Peletakan rumah adat lampung ini tidak sembarangan. Rumah adat Nuwo Sesat ini biasanya dibangun berderet dan disesuaikan dengan arah aliran sungai. Dulunya hal ini dimaksudkan agar masyarakatnya lebih mudah dalam mengambil persediaan air untuk kebutuhan mereka terutama pada saat terjadi sebuah perkumpulan. Yang pastinya akan membutuhkan air untuk memasak hidangan serta jamuan.

Ada hal unik lainnya yang bisa Anda lihat dari rumah adat lampung ini. Yaitu adanya hiasan payung di atasnya yang memiliki warna berbeda seperti merah, putih dan kuning yang melambangkan tingkatan adat di masyarakat Lampung

Tinggalkan Balasan