Mari Kita Bersama Mengenal Ondel-Ondel

0
13
ondel-ondel di monas

Kerap kali kita melihat sebuah boneka raksasa ketika berkunjung ke Jakarta atau melihat acara televisi yang menggambarkan Jakarta. Namun tahukah anda mengenai boneka raksasa yang dikenal dengan ondel-ondel tersebut? 

Ya benar, Anda tentu sudah tidak asing dengan boneka besar yang satu ini. Siapa yang tak mengenal ondel-ondel? Kebudayaan khas Betawi yang satu ini sering diperlihatkan dalam acara-acara penting. Boneka ini pun telah menjadi ikon kota Jakarta yang tak bisa terlupakan begitu saja.

Pertunjukan Khas Betawi

Ondel-ondel merupakan sebuah bentuk pertunjukan khas Betawi yang sering ditampilkan dalam acara besar atau pesta. Ondel ondel sendiri sudah ada sejak tahun 1600-an. Kita pun tak bisa begitu saja melupakan sejarah adanya ondel ondel.

Menurut sejarah, asal usul ondel ondel ini memiliki beberapa versi. Namun tak pernah jauh dari boneka penolak bala atau gangguan roh yang gentayangan. Boneka besar ini dirasa mampu menjaga orang-orang di suatu daerah. 

Menurut sejarah lain yang berkembang di luar Jakarta, ondel ondel merupakan sepasang pemeran roh halus yang telah dihilangkan dari sendratari reog dari Ponorogo. Tokoh ini dianggap mengganggu perjalanan Singo Barong, yang akhirnya dikutuk menjadi burung gagak dan burung merak dengan ukuran yang besar.

Tentunya masih ada beberapa asal-usul lain yang terdapat di berbagai wilayah di Indonesia. Berdasarkan sejarah lain yang berkembang ada yang menyebutkan bahwa ondel ondel merupakan roh halus dan pengolah bala. Tak ayal jika boneka ini digambarkan dengan wajah yang seram. 

Boneka yang dibuat dengan ukuran besar ini, tingginya mencapai 2,5 meter dengan diameter sekitar 80 cm. Ondel-ondel terbuat dari anyaman bambu yang dibuat dengan teliti agar dapat dipikul dan dibawa oleh seseorang dari dalamnya. 

Sejarah Ondel Ondel

Awal mulanya, ondel-ondel diberi nama Barongan, yang berasal dari kata barengan. Hal ini didasari pada kegiatan yang dilakukan bersama-sama antar warganya. Hingga akhirnya nama tersebut diganti dengan ondel ondel. 

Sejak tahun 1960-an pemerintah kota Jakarta akhirnya sedikit merombak penampilan ondel-ondel agar tidak terlihat menyeramkan. Dan agar dapat difungsikan sebagai hiburan masyarakat.

Seperti yang kita ketahui, di jalan-jalan atau acara televisi yang menampilkan keindahan kota Jakarta. Ondel-ondel kini tampil dengan wajah yang lebih ramah dengan balutan baju warna-warni. Yang tentu akan membuat masyarakat yang melihatnya ikut merasakan kegembiraan.

Meski sudah sedikit mengalami perombakan, namun ada satu hal yang tak berubah dari ondel-ondel yaitu warna wajah darinya. Sepasang ondel-ondel ini memiliki warna wajah yang berbeda. Ondel-ondel laki-laki memiliki wajah berwarna merah, sedangkan ondel-ondel perempuan memiliki wajah putih. 

Bagaimana, menarik bukan pembahasan kita kali ini? Meski tak begitu suka melihat ondel ondel atau bahkan merasa takut ketika melihatnya, namun kita tak bisa begitu saja melupakan sejarah dari ondel-ondel yang akhirnya akan terus kita wariskan kepada anak dan cucu. Semoga informasinya bermanfaat.

Tinggalkan Balasan