Hal Menarik Tentang Adat dan Budaya Batak

1
72
batak

Budaya Batak telah dikenal luas sebagai budaya yang kaya di Indonesia. Mereka memiliki tradisi unik yang masih diterapkan sampai sekarang. Nama-nama orang Batak juga sangat berbeda dibandingkan dengan nama-nama suku lain di negara ini, membuatnya menonjol dan mudah dikenali.

Tidak ada akhir untuk berbicara tentang budaya ini karena kedalaman budaya batak yang melimpah. Pembahasan berikut ini hanya akan memilih beberapa contoh budaya batak untuk kita lihat. Langsung saja ini dia.

Cara Menemukan Orang Batak

Kata ‘Batak’ sendiri sebenarnya adalah istilah umum untuk kelompok atau populasi yang lebih besar. Batak terdiri dari enam kelompok etnis tepatnya. Mereka adalah Mandailing, Angkola, Toba, Papak / Dairi, Karo, dan Simalungun. Masing-masing etnis berbicara bahasa yang berbeda namun serupa.

Keenam kelompok etnis tersebut awalnya tinggal di pulau Sumatera Utara. Jika Anda berada di Jakarta dan ingin mengunjungi rumah orang Batak, Anda dapat mengambil penerbangan untuk memotong jarak hampir 2 ribu kilometer. Atau yang lain, Anda bisa mengambil rute darat. Namun, akan butuh berhari-hari untuk akhirnya mencapai tujuan.

Meskipun orang Batak awalnya berasal dari Sumatera Utara, saat ini Anda dapat bertemu mereka di mana-mana. Mereka tersebar di banyak daerah di Indonesia. Anda akan langsung menyadari bahwa mereka adalah Batak setelah Anda tahu nama mereka.

Marga di Batak

Berbicara tentang nama, budaya Batak tidak dapat dipisahkan dari marga. Ini mengacu pada klan, nama keluarga atau nama keluarga di masyarakat Batak. Marga akan dimasukkan ke dalam nama belakang orang Batak.

Beberapa marga terkenal antara lain Pakpahan, Sembiring, Nasution, Lubis, Sibarani, dan banyak lainnya. Karena masyarakat Batak memeluk hierarki patriarki, maka, nama anak-anak akan mengikuti nama belakang ayah mereka.

Pernikahan di Batak

Marga mengambil peran penting dalam pernikahan Batak. Orang yang berasal dari marga yang sama tidak diizinkan menikah. Mereka percaya bahwa orang-orang dengan marga yang sama adalah saudara atau saudari. Dengan demikian, pernikahan di antara mereka dilarang.

Jika seorang Batak ingin menikahi seseorang yang bukan orang Batak, ada aturan untuk diikuti. Dia, sebelum melakukan proses pernikahan, harus diadopsi oleh marga lain sebelum menikah untuk menjadi orang Batak. Dengan begitu, pernikahan bisa digelar.

Selain itu, pernikahan di Batak dipandang sebagai aliansi. Karena itu, perceraian sangat ditentang oleh masyarakat. Diyakini sebagai pemutusan aliansi antara dua marga.

Itu hanyalah sekilas tentang adat dan budaya yang dimiliki oleh masyarakat Batak. Negara Indonesia sangat kaya akan budaya! Budaya Batak tampaknya menjadi bukti yang bagus.

1 KOMENTAR

  1. Oh ternyata di Batak biarpun beda keluarga tapi marganya sama tidak boleh menikah ya. Selain itu jika ingin menikah dengan orang luar Batak juga ribet, ada aturan yang harus diikuti.😱

Tinggalkan Balasan