Geopark Silokek Sijunjung

4
38
geopark silokek sijunjung

Geopark silokek yang berada di Kab sijunjung merupakan wisata alam yang masih alami. Untuk menuju ke sana kita memerlukan waktu 4 jam perjalanan dari kota Padang atau 145 km. Geopark silokek merupakan salah satu wisata di kab sijunjung. Selain itu ada perkampungan adat yang terlebih dahulu sudah termasuk dalam unesco.

Lokasi silokek itu sendiri di kawasan yang terbentuk ribuan tahun, yang membentuk kawasan yang dapat menawarkan potensi sangat tinggi. Tidak hanya kekayaan alam (geologi, flora dan fauna), di Geopark Nasional Silokek juga memiliki warisan budaya dan wisata lokomotif uap peninggalan Jepang.

Kawasan Geopark Nasional

Silokek juga telah ditetapkan menjadi kawasan geopark nasional oleh Pemerintah Kabupaten Sijunjung. Dengan panorama yang eksotik, warisan geologi, serta memiliki budaya, keragaman fauna dan floranya, Silokek merupakan aset pariwisata yang tak ternilai.

Disini pelancong tidak hanya dapat menikmati pnorama indah. Namun juga dapat merambah ilmu pengetahuan tentang sejarah. Khususnya tentang tambang batubara, juga tentang romusha.

Konon disini, dahulu ribuan romusha dipaksa membelah sebagian hutan Sijunjung untuk membuat jalur kereta api dari Sijunjung ke Pekanbaru.

Kegiatan di Geopark Silokek Sijunjung

Ada hal unik pada kawasan wisata Geopark Silokek ini, terdapat batuan tua yang berumur 359 juta tahun yang lalu. Yang terdiri dari Kelompok Batu Gamping (Karst), Batuan Sendimen, Batuan Metamorf dan Intrusi Granit.

Selain batuan gunung, juga ada batuan laut, yang oleh ahli geologi, disebukan telah melewati tiga era dalam Skala Waktu Geologi. Itu tercermin dalam susunan batuannya. Dan potensi geologi yang menarik adalah tebing vertikal karst elok (tinggi lebih 70 meter) sebagai hasil dari proses geologi patahan (tectonic fault) dengan jejak-jejak patahan yang masih terekam dengan baik.

arung jeram geopark silokek sijunjung

Piala Dunia Arung Jeram

Perkembangan Geopark silokek ini telah terbukti dengan diadakannya Piala Dunia Arung Jeram (Rafting World Cup) Silokek Geofest di Desa Adat, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, Minggu sore (10/11/2019) yang resmi ditabuh.

Pembukaan kegiatan tersebut langsung dibuka Bupati Kabupaten Sijunjung, Yuswir Arifin, Ketua Arung Jeram Indonesia, Amalia Yunita dan Presiden Rafting Internasional.

“Kita amat berterima kasih kepada federasi arung jeram Indonesia karena telah memberikan kesempatan Sijunjung untuk menyelenggarakan acara berskala internasional ini di Sijunjung,” ungkap Yuswir saat memberikan sambutan, Minggu dalam kutipan covesia.com.

Acara ini diadakan pada tanggal 14 november silam. Yang di ikuti oleh atlit Indonesia juga mancanegara. Kurang lebih ada 257 orang peserta yang ikut pada acara tersebut.

Hayo hidupkan ranah lansek manih, geopark silokek salah satu upaya menghidupkan Lansek manih Sinunjung

4 KOMENTAR

  1. Wih, sudah pernah ada Piala Dunia Rafting di sana? Keren banget… Bukit-bukit karst di sekitar Sawahlunto-Sijunjung itu bener-bener magis. Suka geleng-geleng sendiri membayangkan jutaan tahun lalu bukit-bukit itu pernah terendam air laut (karena batugamping, penyusun karst, terbentuknya di laut), padahal posisinya di tengah pulau :D.

  2. Dari foto yang pertama terbayang kawasan Geopark Silokek ini masih demikian hijau dan lebat ya hutannya. Keindahan dan kesejukkan berpadu disana…

    Di Sukabumi ada juga geopark, namanya Geopark Ciletuh. Sayang saya belum sempat mengunjunginya jadi belum bisa berbagi cerita tentangnya.

    Asik juga berarung jeram disana ya. Mas sudah pernah nyoba?

    Salam,

Tinggalkan Balasan